Tampilkan postingan dengan label Edisi IX. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Edisi IX. Tampilkan semua postingan

Kamis, 19 Juli 2012

Kembangkan Kuncupnya

Dunia pendidikan adalah hal  yang sangat penting dalam tatanan masyarakat. Karena dunia pendidikan sangat mempengaruhi berbagai aspek sosial yang ada. Orang yang dianggap berpendidikan akan sangat dihormati ketimbang orang yang tidak berpendidikan. Terlebih lagi di dunia kerja, orang yang berpendidikan memiliki kesempatan yang sangat banyak ketimbang yang tidak berpendidikan.
Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang yang berpendidikan tinggi tapi tidak memiliki pekerjaan yang layak dengan status yang di sandangnya. Meraka akan terkucilkan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga timbul pertanyaan, apa yang salah dengan pendidikan kita?
Di pergurun tinggi, misalnya sudah banyak sarjanawan yang intelektual terlahir di sana. Tapi tidak sedikit pula di antara mereka yang menganggur. Penyebab itu semua bukan karena mereka tidak memiliki kemapuan daam bersaing di bidang mereka masing-masing. Tapi melainkan karena karakter  yang dibangun selama menjalani dunia pendidikan adalah untuk menjadi pegawai negeri sipil.

MILAD KE-13 UMPAR


Dalam rangka memperingati Milad Ke 13, Universitas Muhammadiyah Parepare, yang jatuh pada tanggal 10 Mei 2012, Pihak Kampus mengadakan berbagai perlombaan untuk memeriahkan Hari jadi kampus Biru yang ke 13 ini. Milad Yang sekaligus dirangkaikan dengan Wisuda Pascasarjana (Magister) dan Wisuda Sarjana Universitas Muhammadiyah Parepare di adakan sekitar tiga minngu.
Adapun lomba-lomba yang dipertandingkan untuk tingkat SMA/Sederajat se- Kota Parepare yaitu  Volly putra dan putri, cerdas cermat, Fotografi , Kaligrafi, mewarnai dan pildacil
Selain lomba-lomba tersebut panitia pelaksana kegitan yang di ketuai oleh Dr. Aziz Ambar, SP, MP, juga melaksanakan kegitan gerak jalan santai yang diadakan pada hari kamis (17/5) diikuti oleh siswa SMA/sederajat se-Kota Parepare, mahasiswa UMPAR, serta para staf dan pimpinan Universitas Muhammadiyah Parepare. Gerak jalan santai ini di dimulai sekitar pukul 06.00 pagi dengan titik star di Kampus I Umpar jln. Muhammadiyah sampai di kampus II di Jln. jend. Ahmad Yani km.6. dalam gerak jalan santai ini di berikan pula hadiah berupa doorprize seperti televisI, kompor gas, dispenser dll.
Setelah itu acara dilanjutkan di Aula Kampus II Umpar dengan memgadakan lomba memasak Kapurung, makanankhas Bugis antara fakultas,\ dan lembaga-lembaga di Umpar. Lomba ini dijuarai oleh Fakultas teknik, juara kedua pertaniandan juara ketiga pihak rektorat. Dirangkaikan pula dengan Tablig akbar pada hari sabtu 19 Mei 2012 ba’da Azhar

Workshop Jurnalistik Angkatan III


Workshop Jurnalistik Angkatan III UKM Pers Pena UMPAR kemarin, Tepatnya tanggal 6-10 Mei 2012 di kampus UMPAR. Kegiatan tersebut mengangkat tema “Karyaku Untuk Bangsaku”. Workshop yang berlangsung selama empat hari menyisahkan delapan orang yang berhak lolos ke jenjang selanjutnya. Di mana tahap tersebut akan berlangsung selama 1 bulan lamanya.
Workshop Jurnalistik ini bertujuan untuk mencetak kader-kader baru yang berkompeten dalam dunia menulis, serta cerdas intelektual, emosional dan spritual. Selain itu, kegiatan tersebut juga bertujuan sebagai wadah pembelajaran untuk mahasiswa yang hoby dalam hal jurnalis. Lukmanul Hakim, ketua panitia Workshop Jurnalistik angkatan ke III ini, mengharapkan delapan orang yang masuk dalam tahap selanjutnya dapat memberikan sumbangsi “kreativitas mereka” kepada UKM Pers Pena UMPAR.

REKONSTRUKSI PENDIDIKAN



Andi Abd Muis, S.Pd.I
Staf Pascasarjana UMPAR
Kata rekonstruksi memang sering menjadi wacana di era orde reformasi ini. Orang pada gandrung dengan istilah ini. Kita banyak dipengaruhi oleh kata social construction yang kemudian diteruskan ke dalam berbagai aspek, misalnya educational construction atau konstruksi pendidikan. Penulis tahu bahwa ia telah menjadi madzab baru di dalam dunia pendidikan. Ia dimaksudkan sebagai pendidikan berbasis rakyat, berbasis kebutuhan atau berbasis stakeholder dan lebih khusus berbasis kebutuhan peserta didik Jadi yang mengkonstruksi pendidikan adalah masyarakat dan bukan elit atau bahkan pemerintah. Elit atau pemerintah hanyalah fasilitator saja yang menghubungkan kepentingan masyarakat dengan kepentingan negara atau penguasa. Inti di dalam pendidikan konstruktivistik adalah pendidikan yang lebih mengedankan aspirasi dan kesadaran masyarakat tentang pendidikan ketimbang aspirasi elit atau pemerintah. Masyarakat atau individulah yang menentukan kebutuhan macam apa tentang pendidikan dimaksud.
Untuk menyelenggarakan pendidikan sebagai wadah pelaksanaan keinginan masyarakat tersebut, maka didapati lembaga pendidikan. Yaitu sebuah institusi yang bertugas dan berfungsi untuk mendidik masyarakat di dalam mencapai cita-cita bersama sebagai bangsa, yaitu bangsa yang cerdas, kompetitif dan beradab. Untuk kepentingan mencetak guru atau calon tenaga pendidik, maka didirikan perguruan tinggi yang secara khusus mendidik guru atau calon guru. Jadi, lembaga pendidikan keguruan memiliki peran strategis untuk menciptakan masyarakat Indonesia yang cerdas sebagai amanat UUD 1945. Begitu strategisnya peran pendidikan keguruan tersebut, maka nasib kecerdasan bangsa dan

SITUASI KONGKRIT BANGSA KITA AKIBAT ANJING-ANJING YANG HAUS KEKUASAAN DAN UANG

Samuel Sahril, Matematka, semester VI

Penetrasi Imprealisme dalam bentuk terbarunya sungguh sangat luar biasa dalam memporak-porandakan segala sendi kehidupan berbangsa dan bernegara kita, melalui kaki tanganya  Rezim neolib (sby-boediyono) dan juga aparatur negara dari pusat hingga daerah yang menjadi komperadornya menjadikan hampir 90% Kebijakan pemerintah yang dihasilkan diintervensi oleh pihak asing yang ini pada akhirnya menyebabkan hegemoni sistem Imprealisme di Indonesia lalu berimplikasi menumpulkan kurangnya kesadaran masyarakat akan penjajahan imperialis.  lebih jauh lagi sistem imprelisme itu telah menyebabkan hancurnya industrialisasi nasional akibat dominasi modal asing.


PELANTIKAN DAN PEMBUKAAN RAPAT KERJA Himpunan Mahasiswa Teknik Informatika (HMTI)FT- UMPAR


    Pada kegiatan Pelantikan dan Pembukaan Rapat Kerja HMTI FT-UMPAR yang diadakan pada tanggal 26 Mei 2012 pukul 10.00 WITA yang dihadiri oleh  elemen pada Fakultas Teknik. Dari pihak pimpinan Fakultas Teknik, yang hadir pada saat ini yakni Wakil Dekan I Ayahanda Hendro Widarto, S.T, M.T. Dalam sambutannya," Harus hargai waktu(displin), dan Pengurus yang dilantik kiranya menggunakan pakaian Dinas Harian(PDH).Harapan beliau, pengurus harus tanggung jawab dan bisa menaungi nantinya Study Club yang ada diwilayah HMTI. Dan pada kesempatan ini beliau juga yang melantik pengurus HMTI periode 2012-2013.
   
    Beberapa Elemen yang hadir dan tanggapannya terhadap kegiatan ini yaitu Ketua Panitia Pelaksana Febrianto “Acaranya bagus walaupun undangan yang datang masih kurangan maksimal”. Dan dari Ketua BEM FT-UMPAR periode 2011-2012, Tri Sutrisno mengucapkan selamat dan sukses

MEMASYARAKATKAN PAJAK KEPADA MAHASISWA


Untuk lebih memasyarakatkan pajak di kalangan mahasiswa, Direktorat  Jenderal Pajak Kantor Pelayanan Pajak Pratama Kota Parepare (KPP Pratama Parepare) mengadakan sosialisasi pentingnya pajak ke kampus-kampus, tidak terkecuali di kampus tercinta kita Universitas Muhammadiyah Parepare KPP Pratama Parepare memberikan pengetahuan mendalam tentang betapa pentingnya pajak,.
Kegiatan yang diberi nama “Tax Goes to Campus, bersahabat dengan pajak” berlangsung pada hari Rabu (9/5). Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Kampus II Umpar yang di buka pukul 09.00.WITA. Kegiatan yang berlangsung berkat kerjasama KPP Pratama Kota Parepare dan pihak Universitas Muhammadiyah Parepare. Kegiatan ini di ikuti oleh sekitar dua ratusan mahasiswa yang di dominasi oleh mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik.
Dalam sambutannya Ketua KPP Pratama, Aris Bambang  mengatkan pajak sangat penting bagi semua warga Negara Indonesia karena merupakan Pendapatan paling utama Pemerintah. Beliau juga mengatakan bahwa pajak digunakan  untuk membangun sarana dan prasarana umum seperti jalan raya, jembatan dll,maka dari itu Ayo Peduli Pajak. brm.pn

Rabu, 18 Juli 2012

PASAL 31 AYAT 1 MASIH JAUH DARI PANDANGAN

Berbicara tentang pendidikan rasanya saya ingin tertawa......apalagi pada saat teman  dari PENA memintaku untuk memasukkan beberapa tulisan tentang pendidikan.......saya tersenyum kepadanya dan tertawa dalam hati saya.bukan tertawa mendengar  tema yang diangkat teman  dari PENA tapi kampus saya dan negara saya.katanya setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan gratis nyatanya apa banyak orang yang putus sekolah mulai dari SD sampai pada perguruan tinggi yang lebih parahnya lagi bahkan ada yang sama sekali tak pernah melihat bangku sekolah diakibatkan mahalnya biaya pendidikan.
    Apalagi baru-baru ini ada perbaharuan UUD tentang pendidikan yang isinya sangat tidak mendudukung pendidikan bangsa di negara kita,coba teman-teman fikirkan masa anggaran untuk pendidikan hanya 20% ...........katanya ingin mencerdaskan bangsa.kalau memang betul pemerintah i

Sesuatu Paling Berharga



Kita ketahui bersama bahwa setiap manusia memiliki hak masing-masing untuk melakukan kegiatan sehari-seharinya. Namun ada sesuatu hal yang telah kita lupakan selama ini. Sesuatu yang membuat kita masih bisa bertahan hidup sampai sekarang ini. Terkadang, ada orang yang tidak memperhatikan hal ini dan ada pula orang yang sangat menginginkan hal itu. Begitulah hidup, penuh dengan keadilan yang kita tidak bisa kita terima.
Kesehatan…! Ya Kesehatan. Kesehatan yang terkadang di lupa ternyata sangat berharga bagi kita. Teringat sebuah kisah tentang seorang pengusaha muda yang sukses sejak berumur 21 tahun. Dia menderita penyakit kanker otak di masa

MILAD KE XIII UMPAR DAN WISUDA


APA KOMENTARMU KALI INI

ALLAZI ALLAMA BILKALAM ALLAMAL INSANA MALAM YA'LAM