Tampilkan postingan dengan label DINAMIKA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DINAMIKA. Tampilkan semua postingan

Minggu, 10 September 2017

Moment Haornas, KKPB dan Mahasiswa KKN Umpar adakan Porseni



Menyambut Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang ditetapkan oleh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada tanggal 9 September, sekelompok yang menamakan dirinya Kerukunan Keluarga Pemuda Pemudi Bungi (KKPB) bekerja sama dengan Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Parepare (Umpar) Desa bungi mengadakan Porseni untuk menyambut baik moment tersebut

Kegiatan yang diadakan desa Bungi (9/9), Kecamatan Duampanua Kabupaten Pinrang ini bertujuan untuk memberikan kesadaran kepada masyarakat desa bahwa betapa pentingnya berolahraga dari yang awal sehingga kedepannya nanti dengan adanya olahraga mulai dari desa dapat memperbaiki kualitas olahraga secara nasional.

Ketua KKPB mengatakan Muhajirin Umar,  “Budaya olahraga tidak dapat diperoleh secara instan, melainkan secara berkesinambungan mulai dari masyarakat kecil hingga yang paling besar. Mulai RT, RW, Dusun hingga kelurahan dan pusat harus selalu mengedepankan edukasi betapa pentingnya olahrahga. Olahraga dapat menjadi model bagi masyarakat untuk disiplin dan sportif. Olahraga wahana bagi revolusi mental”

“Bahwa kami selaku pemerintah sangat mensuport kegiatan yang di laksanakan oleh KKPB yang bekerja sama denga Mahasiswa Kkn Umpar, Semoga kegiatan ini dapat berjalan sesuai apa yang di harapkan” Ujar Badilah Adim Selaku Kepala Desa Bungi saat membuka Kegiatan tersebut(joe.pn)

Minggu, 13 Agustus 2017

Buka Cabang Baru, Forum Lingkar Pena Sulsel adakan Rekrutmen

Semarak gerakan literasi Di Kota Parepare kini punya warna baru, Forum Lingkar Pena (FLP) Sulawesi Selatan mengadakan kegiatan Pelatihan Kepenulisan sekaligus  Rekrutmen anggota baru pada hari Sabtu (12/8)

Kegiatan yang diberi nama Training of Writing and Recruitment (ToWR) ini dilaksanakan di Microtheaching, Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare yang berlangsung selama dua hari

Dengan kegiatan ToWR ini,  FLP Sulsel ini nantinya akan membuka cabang baru di Kota Parepare yang dengan adanya FLP Di Kota Parepare ini akan mewarnai gerakan literasi yang ada di Parepare bersama dengan komunitas-komunitas literasi yang lain yang lebih dulu ada

Mengangkat tema "Merdeka itu Menulis item kegiatan ToWR antara lain berupa Teknik menulis Cerpen, Puisi, Essai dan lain-lain.

ToWR FLP ini diisi langsung oleh ketua FLP Sulsel Fahruddin Ahmad, tokoh sastrawan nasional Muhary Wahyu Nurba yang merupakan redaktur Harian Lombok Pos dan Baharuddin Iskandar, Novelis Lokal asal Pinrang

"Gerakan Literasi di Parepare luar biasa, ternyata sudah banyak penulis disini, mudah-mudahan nantinya di Parepare ini akan lahir penulis hebat yang menasional sekelas Andrea Hirata dan Habiburrahman El Shirazy" Ujar Pria yang biasa disapa Ustadz Fahrul saat mengisi materi di ToWR FLP (ard.pn)

Sabtu, 22 Juli 2017

Kembali menunjukkan Eksistensinya, LPM Pena Umpar Gelar Pelantikan, Rapat Kerja dan Upgrading

Setelah beberapa tahun Vakum, akhirnya untuk menunjukkan eksistensinya kembali Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Pena Umpar mengadakan pelantikan, rapat kerja dan Upgrading dengan tema Membumikan kembali Eksistensi Pers Mahasiswa, di gedung F Lantai dua, Sabtu 22/7

Di hadiri perwakilan tiap-tiap organisasi internal kampus Umpar, Hadir juga Wakil rektor 3 umpar Amir Patintingan guna menyukseskan kegiatan tersebut
Ketua LPM Pena Umpar jusman mengatakan, akan menjalin kerjama dengan beberapa Media di Parepare untuk lebih meningkatkan kualitas pemberitaan  dan menguatkan kordinasi kepada seluruh organisasi, baik internal maupun eksternal

Sementara, Ketua dimisioner Pena Bahrum Bakrie menambahkan, akan terus mendampingi pengurus baru Pena umpar tersebut guna memberikan arahan-arahan agar alur pemberitaannya bisa terarah

"kedepan juga, selain aktif di pemberitaan onlinenya, ketua BPH Umpar dalam hal ini Yasser Latief, penah memberikan saran ke kami agar mencetak berita kami dalam perminggunya dan itu akan kami lakukan" ujar bahrum

Di tempat yang sama, Wakil rektor 3 umpar Amir Patintingan sangat mengapresiasi atas bangkitnya kembali LPM Pena Umpar itu. Ia juga menjelaskan, seblum di bebukan, LPM Pena merupakan salah satu organisasi tertua di Umpar.

"dengan bangkitany kembali Pena ini, saya menghimbau agar terus mengembangkan potensi-potensi yang ada. Juga kepada seluruh lembaga yang ada, silahkan merekrut sebanyak-banyaknya anggota demi memajukan kampus yang kita cintai ini(ard.pn)

Minggu, 09 Juli 2017

Sekretariat Lembaga Mahasiswa sekitar Lapangan, akan segera dipindahtempatkan




Masa depan kelangsungan siklus gerakan Mahasiswa Umpar, sepertinya akan berubah alur. Desas desus isu pemindahan Sekretariat lembaga mahasiswa yang bermukim di sekitaran lapangan KH. Sanusi Maggu Kampus II Universitas Muhammadiyah Parepare, tepatnya yang sebelah selatan lapangan yang berada di depan gedung F sedikit menemui titik terang. Lokasi yang yang ditempati beberapa lembaga mahasiswa tersebut seperti, UKM Fotografi Kampus, Tapak Suci, Kokam, EESA FKIP, Pikom IMM FAI, dan UKM Olahraga akan segera dipindahtempatkan.

Menurut penuturan Wakil Rektor III Umpar, Ayahanda Amir Patintingan, bahwa Semua Sekretariat yang berada di samping sebelah selatan lapangan akan segera digusur

“Semua Sekretariat akan digusur dan akan dipindahkan dalam satu kompleks, yaitu di tempatkan semuanya dibelakang lapangan, sebelah barat gedung F, dan pemindahan Sekretariat tersebut dalam waktu dekat” tambahnya waktu ditemui Oleh wartawan pena Senin 10/07

pemanatauan Pena beberapa waktu lalu, akses jalan menuju Kompleks Sekret Lembaga Mahasiswa sangat sulit, jalan kesana berupa jalan setapak yang terjal yang hanya bisa dilewati dengan jalan kaki dan kendaraan roda dua tapi agak sedikit sulit.

Seperti halnya dengan LPM Pena yang menghadap ke WR III untuk meminta Sekretariat, Pena Langsung diarahkan ke lantai dasar gedung F untuk bersekretariat sementara Bersama Lembaga mahasiswa yang sebelumya sudah bersekret disana yaitu UKM Gandara. Dan kemudian akan dipindahkan juga ke kompleks Sekretariat yang ada dibelakang (Joe.pn)

Rabu, 15 Agustus 2012

Makna Di Balik Perubahan Warna Langit Ketika Waktu Sholat Tiba

Menjelang waktu Maghrib, alam berubah ke warna merah dan di waktu ini kita kerap dinasihatkan oleh orang-orang tua agar tidak berada di luar rumah. Ini karena spektrum warna pada waktu ini menghampiri frekuensi jin dan iblis (infra-red) dan ini bermakna jin dan iblis pada waktu ini amat bertenaga kerana mereka beresonansi dengan alam. Mereka yang sedang dalam perjalanan juga sebaiknya berhenti dahulu pada waktu ini (solat Maghrib dulu ). Rahasia waktu Maghrib atau warna merah ialah keyakinan, frekuensi otot, saraf dan tulang.


Tahukah anda bahwa warna merah yang dipancarkan oleh alam ketika itu mempunyai resonansi yang
ALLAZI ALLAMA BILKALAM ALLAMAL INSANA MALAM YA'LAM