Tampilkan postingan dengan label PRAKATA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PRAKATA. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Agustus 2012

Salam Redaksi

Saat ini kita telah memasuki bulan ramadhan. Bulan yang sekiranya sangat dinantikan oleh setiap mukminin dan mukminat. Karena bulan ramadhan bulan yang penuh dengan karunia. Mulai dari pengangkatan derajat sampai pengampunan. Siapa yang tidak menginginkan hal yang seperti itu.
Meskipun demikian. Yang di panggil oleh-Nya untuk berpuasa di bulan suci ini hanyalah orang yang beriman saja. Seperti firman-Nya dalam surat Albaqarah(2/183). Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.
Tapi barangkali. Dalam diri seseorang tidaklah sanggup mengakui bahwa dia telah beriman dengan

Kamis, 26 Juli 2012

SANG PEMIPMPIN



Pemimpin merupakan sosok yang di tuakan dalam segala hal. Pemimpim memiliki kewenangan besar. Segala urusan yang menyangkut kelomopok, berada di bawah kebijakannya. Namun, di balik semua itu. pemimpin juga memiliki tanggung jawab lebih atas segala yang terjadi di kelompoknya. Sekecil apapun masalah itu, yang pertama kali di cari adalah sang pemimpin.
Selain itu. pemimpinpun harus mengetahui apa yang menjadi kebutuhan kelompok. Dalam pengembanganya, pemimpin harus memiliki inovasi yang mampu menopang segala kreatiafitas yang ada dalam kelompoknya. Dan juga pemimpin mesti tahu apa yang tengah terjadi dalam kelompoknya. Apakh ada konflik internal. Dan bagaimana mencari solusinya. Sehingga pemimpin kadang tidak di benarkan untuk meninggalkan kelompoknya sebelum ada sebuah instruksi kerja ataukah pejabat sementara. Dan juga pemimpin tidak boleh berlama-lama dalam meninggalkan kelompoknya. Apalagi bila tidak ada koordinasi ataukah komunikasi di antara pemimpin dan anggota yang di tinggalkan.minimal koordinatornya.

Kamis, 19 Juli 2012

Kembangkan Kuncupnya

Dunia pendidikan adalah hal  yang sangat penting dalam tatanan masyarakat. Karena dunia pendidikan sangat mempengaruhi berbagai aspek sosial yang ada. Orang yang dianggap berpendidikan akan sangat dihormati ketimbang orang yang tidak berpendidikan. Terlebih lagi di dunia kerja, orang yang berpendidikan memiliki kesempatan yang sangat banyak ketimbang yang tidak berpendidikan.
Tapi tidak bisa dipungkiri bahwa banyak orang yang berpendidikan tinggi tapi tidak memiliki pekerjaan yang layak dengan status yang di sandangnya. Meraka akan terkucilkan di tengah-tengah masyarakat. Sehingga timbul pertanyaan, apa yang salah dengan pendidikan kita?
Di pergurun tinggi, misalnya sudah banyak sarjanawan yang intelektual terlahir di sana. Tapi tidak sedikit pula di antara mereka yang menganggur. Penyebab itu semua bukan karena mereka tidak memiliki kemapuan daam bersaing di bidang mereka masing-masing. Tapi melainkan karena karakter  yang dibangun selama menjalani dunia pendidikan adalah untuk menjadi pegawai negeri sipil.

Rabu, 18 Juli 2012

SALAM JURNALISTIK


Salam jurnalistik........
Tetap menulis........
Sebuah penghargaan terbesar yang di alami oleh UKM PERS PENA yang menghadapi usia  setahun setelah berdirinya pada tanggal 10 Mei 2011. Usia yang masih terbilang mudah ternyata merupakan salah satu motivasi bagi teman-teman yang ada di lingkup Pers Pena ini. Setahun berlalu, begitu banyak yang dia lalui mulai dari usaha pendiriannya hingga mapu menerbitkan tabloid edisi VII.
Semoga di umur pertama ini dapat menjadi organisasi yang sesuai di bidang persnya khususnya provesional dan independen dalam mengerjakan tugas dan tanggunga jawab. Teringat waktu awal mula pendiriannya UKM PERS PENA ini mengalami begitu banyak rintangan dan cobaan. Mulai dari masa kpresidenan kakanda Firdaus Djollong hingga masa kpresidenan kakanda Marfin. Workshop demi workshop jurnalistik telah mereka jalankan namun workshop di angkatan pertama pada bulan maret tahun kemarin berhasil meluluskan lima puluh lebi peserta. Dari lima pulu menjadi 17 orang yang bertahan untuk membntuk sebuah pers mahasiswa. Berkat bimbingan dari kakanda Irman Suryono bersama kakanda Muh. Ramdhan dan Muakbar akhirnya UKM pers di bentuk dengan 9 orang dari alumni workshop angktan pertama pada malam hari tanggal 10 mei 2011 di lapangan tennis UMPAR.
Pers mahasiswa berdiri yang awalnya bernama pers tabir namun perubahan di lakukan oleh 9 orang mahasiswa yang termasuk mahasiswa yang tetap konsisten terhadap pendirian ukm pers ini. Perubahan nama dan logo di lakukan atas dasar nama tersebut kurang cocok dari filosofis tabir makanya di rubah menjadi nama pena yang kebetulan makna filosofisnya lebih bernilai di banding nama tabir.
Setelah berdirinya ukm ini. Semoga perjuangan belum sampai di sini dan akan terus berjuang hingga tetesan tinta penghabisan.
Dengan pena aku berkarya dan bersama ku ukir indahnya hidup.
Goreskan penah mu se indah mungkin karena setiap goresan menggambarkan kepribadianmu.
Dengan menulis hal yang kecil untuk hal yang besar, kita akan mengubah dunia dengan pena.
Allazi alamal bil Qalam Allamal inzana Ma’lam ya’lam.001

AWAL YANG BAIK


Hidup adalah sebuah perjuangan. Pertarungan dengan kepedihan. Kadang berdiri dan kadang terjatuh. Siapa yang tahu esok hari. Saya, anda, mereka dan kalian. Semuanya tak tahu. Hanya mempu berjalan bersama waktu. Bersama berbagai usaha yang di yakini akan mampu memberikan setitik cahaya yang akan mengubah hidup ini.
Namun siapa yang menyangka dan siapa yang menduga. Semua itu hanyalah serba usaha. Tidak ada yang terang dengan hasilnya sampai nanti, saat yang tak terduga. Tapi semua itu tak tahu kapan.
Banyak rintangan, dari perjalanan itu, dengan bergandengan tangan yakin kita bisa melewati, suka duka itu telah terlewati. Sebagai warisan kenangan yang di lalui. Menjadi benih yang tak terlupakan.

Kesan Berharga

Kembali UKM Pers PENA UMPAR menerbitkan Majalah Sahabat Pena edisi ke-lima. Meskipun demikian Kami dari seganap Anggota dan Redaksi Pena tidak serta merta merasa besar dan merasa sudah hebat. Tapi kami seyogyanya masih dan terus membutuhkan dukungan dari berbagai pihak demi lebih mengembangkan UKM ini ke depannya.
Kami berterima kasih dengan berbagai pihak yang  setia bekerja sama dan terus mendukung, dan segala saran yang di berikan kepada UKM ini. Dan kamipun minta maaf bila masih banyak kekurangan ataukah ada kesalahan di setiap detail dari apa yang kami lakukan.
Kami tahu, kami belum mampu memberikan kesempurnaan yang di inginkan oleh pembaca sekalian, namun inilah yang bisa kami lakukan. Semoga hal ini dapat bermamfaat dan dapat memberikan kesan berharga kepada para pembaca sekalian.
REDAKSI

JADILAH WADAH YANG MENGANGKAT NILAI POSITIF DI KAMPUS


Saat penerbitan telah hampir mendekati garis merah. UKM sambutan rektor’ karena akhir-akhir ini pimpinan rektor UMPAR tengah sibuk dan tidak bisa diganggu.
Namun pada akhirnya, sesaat setelah Sholat ashar pada tanggal 1 Februari kemarin, tim redaksi pena berhasil menemui wakil rektor II Pak Ahmad Selao. Sehingga kekurangan itu dapat tertutupi.
Beliau berpesan agar pena menjadi wadah pengangkat kreatifitas dan kegiatan positif yang ada dikampus. Dan alangkah baiknya sambutan seperti ini di mulai dari wakil Rektor I dan seterusnya

Tugas Besar Bagi Seorang Jurnalis

Menjadi tugas besar bagi seorang jurnalis ketika harus di perhadapkan terhadap oleh permasalahan di publik. Di lain sisi diapun harus menyampaikan informasi yang mesti di ketahui oleh halayak ramai namun di sisi lain akan ada yang protes tentang kebenaran mutlak dari isi penyampaian informasi tersebut.
UKM Pers PENA dengan hangatnya membahas kasus Pengurusan Tanah dan RUSUNAWA. Pengurusan ini di bantu oleh orang yang sering-sering di sebut sebagai dewa penolong “Pak Malik”.
Pak Malik hadir dengan menawarkan bantuan, mulai dari pengurusan tanah dan rusunawa hingga menyumbangkan berbagai elektronik dan sejumlah uang kepada llembaga mahasiswa. Sumbanga tersebut di benarkan oleh berbagai pihak namun yang menjadi tanda tanya besar ialah apakah betul

Nilai seorang jurnalis professional


Tim dan anggota tim Redaksi Pena semakin hari semakin belajar akn semakin belajar menjadi seorang jurnalis professional. Dan berharap nantinya akan benar-benar menjadi seorang jurnalis yang memiliki nilai seorang jurnalis yang professional.
Dan itu adalah tugas besar dan harapan besar yang akan selalu menjadi tumpuan di pundak para jurnalis kampus. Terlepas dari itu semua, pena ada bukan karena satu atau dua orang saja tapi merupakan kerjasama segenap anggota. Dan itu akan terus dikembangkan.
Perkembangan UKM Pers Pena ke depannya juga tidak jauh dari respon para pembaca sekalian sehingga kami ada karena kalian ada.002

Selasa, 17 Juli 2012

TINGKATKAN KEPROFESIONALISMEAN

Ayahanda Mahsyar idris, selaku Wakil Rektor III UMPAR, saat di hubungi melalui via telepon. Untuk memberikan sepatah katanya untuk penerbitan ke empat tablid sahabat pena umpar. Beliau mengatkan bahwa pena di harapkan menjadi lembaga yang lebih mengembangkan minat dan bakat serta meningkatkan ke profesionalismean.
Sebuah saran yang memerlukan kerja keras karena menyangkut kami adalah lembaga muda dan masih pemula dalam bidang yang kami masih perlu banyak belajar tentang keprofesionalismean itu.

KAMI ADA KARENA KALIAN ADA

Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh
Ketika berkata tidak bisa yakinlah itu tidak akan bisa begitupun sebaliknya jika engkau katakan bisa yakinlah itu pasti bisa.
Dibulan januari, bulan baru dari 2012. Akankah membawa kita dan UMPAR lebih baik, begitupun dengan Bangsa dan Negarapun juga lebih baik dan yakinlah tanpa keraguan “itu pasti bisa”.
Teman-teman di UKM pers PENA UMPAR tetaplah berkarya dan jangan menyerah. UKM Pers PENA

LANGKAH PERTAMA

sudah sejak pertama hadir UKM Pers PENA UMPAR bertekat untuk menciptakan kader seorang penulis.
untuk mengaplikasikan itu semua UKM Pers PENA UMPAR mengirimkan pesertanya ke sebuah pelatihan kepenulisan yang di laksanakan oleh Forum Lingkar Pena Sulawesi Selatan di temapat wisata PUCAK, Maros.
insya allah dengan mengukuti kegiatan tersebut merupakan langakah pertama menuju ke suksesan bagi calon penulis dunia yang tergabung dalam UKM Pers PENA UMPAR

Senin, 09 Juli 2012

PRAKATA


REDAKSI

SAHABAT PENA yang kami hormati,
Kehidupan memilki alur yang mesti di lalui oleh setiap mahluk hidup, ini  merupakan bagian dari sebuah proses kehidupan itu sendiri, apabila manusia mampu berproses dengan baik maka ridha Allah bersamanya, Insya Allah,namun bila tidak Nauzubillah.
Salah satu proses itu adalah gerakan kemahasiswaan. Sebagai seorang mahasiswa islam, yang mesti di miliki adalah keselarasan Ilmu dan Iman, semua itu tidak lain karena sebuah pengharapan untuk diri sendiri, agar kiranya Ilmu yang di dapatkan, Ilmu yang telah menjadikan manusia berintelektual, tidak menjadikannya angkuh, sombong dan takabur. Tapi Ilmu itu yang menjadikannya manusia yang selalu berbesar hati karena di saring oleh iman dan taqwa.
“Wakil rakyat seharusnya merakyat” kata Iwan Fals dalam lirik lagunya, dan begitu pulalah mahasiswa yang di kenal sebagai masyarakat intelektual, mesti mampu menempatkan diri di antara masyarakat biasa, berbaur dan “Merakyat”.
Mari membuka ruang kompetisi, berlomba-lomba dalam kebaikan, dan Insya Allah, dengan ridha-Nya yakinlah bahwa usaha pasti akan sampai.
REDAKSI

Rabu, 04 Juli 2012

HARI SUMPAH PEMUDA

28 oktober adalah HARI SUMPAH PEMUDA yang setiap tahunnya diperingati oleh semua kalangan pemuda  dalam rangka mengingat kembali spirit perjuangan pemuda-pemuda dalam memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.
Spirit inilah yang di upayakan untuk tetap harus terjaga dan tertanam dalam diri tiap pemuda Indonesia, agar cita-cita untuk mewujudkan Indonesia yang lebih maju tetap bisa tercapai, walaupun kita tahu bersama bahwa konsep perjuangan pemuda hari ini, berbeda dengan perjuangan pemuda terdahulu yang berjuang untuk melawan penjajah-penjajah hingga harus menumpahkan darah mereka. Hari ini perjuangan pemuda Indonesia adalah melawan penjajah-penjajah intelektual yang ada dalam bangsa sendiri. Darinya itu,
ALLAZI ALLAMA BILKALAM ALLAMAL INSANA MALAM YA'LAM