Menurut beliau, Pena memang bisa menjadi tempat penyampaian aspirasi yang baik dan bukanlah tembok yang sudah cantik dan sudah bagus kelihatan di coret-coreti, demi sbuah aspirasi karena itu merupakan kesan kurang ajar nya anak kepada orang tuanya, beliau mengharapakan penyampaian aspirasi yang cerdas dan benar serta beretika dengan bukti dan fakta yang jelas.
Ayahanda rektor umpar menantang UKM Pers Pena untuk tetap eksist dalam artian tidak hanya terbit satu, dua kali saja tapi paling utama terus berkarya dan terus ada karna menyampaikan aspirasi memang lebih baik menulis seperti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar